Minggu, 02 Desember 2012

CU

Diposting oleh My Blog di 9:26:00 PM 0 komentar

KREDIT UNION

Pengertian Credit Union
Credit Union atau  koperasi kredit biasa disingkat dengan (CU) adalah sebuah lembaga keuangan yang bergerak di bidang simpan pinjam yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya, dengan tujuan untuk mensejahterakan anggotanya sendiri. Credit Union diambil dari bahasa Latin ‘credere’ yang artinya percaya dan ‘union’ atau ‘unus’ berarti kumpulan. Sehingga “Credit Union” memiliki makna kumpulan orang yang saling percaya dalam suatu ikatan dan sepakat untuk menabung uang, sehingga menciptakan modal bersama untuk dipinjamkan kepada para anggota dengan tujuan kesejahteraan.
Di Credit Union (Koperasi Kredit) yang berprinsip Trilogi salah satu yaitu swadaya modal, maka modal dihimpun dari Tabungan para anggota, baik Tabungan besar maupun Tabungan-tabungan kecil, dari seluruh anggota CU. Tabungan semua anggota, saat Kopdit masih kecil (hanya berjumlah kecil, namun seiring dengan perkembangan Kopdit, jumlah tabungan akan membesar, apalagi kalau jenis tabungan semakin bervariasi dan menarik.
Koperasi kredit memiliki tiga prinsip utama yaitu:                    
  1. Asas swadaya (tabungan hanya diperoleh dari anggotanya)
  2. Asas setia kawan (pinjaman hanya diberikan kepada anggota), dan
  3. Asas pendidikan dan penyadaran (membangun watak adalah yang utama, hanya yang berwatak baik yang dapat diberi pinjaman).

Sejarah Credit Union
Pada abad ke-19 sejarah koperasi kredit dimulai. Saat itu Jerman dilanda krisis ekonomi karena badai salju yang melanda seluruh negeri. Petani tak dapat bekerja karena banyak tanaman yang tidak menghasilkan apapun. Situasi seperti ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang mempunyai banyak duit. Mereka memberikan pinjaman kepada penduduk dengan bunga yang sangat tinggi. Tak heran banyak orang yang terjerat hutang. Lintah daratpun mengambil harta - harta mereka kerena tidak mempu membanyar hutang. Tak lama berselang Revolusi Industri terjadi. Pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia diambil alih oleh mesin-mesin. Banyak para pekerja yang terkena PHK, dan terjadinya pengangguran secara besar-besaran. Wali kota Flammersfield, Friedrich Wilhelm Raiffeisen merasa prihatin dan ingin menolong kaum miskin. Ia mengundang para orang-orang kaya untuk menggalang bantuan. Iapun berhasil mengumpulkan uang dan roti, kemudian dibagikan kepada kaum miskin. Ternyata itu tak memecahkan masalah kemiskinan. Kemiskinan adalah akibat dari penggunaan uang yang tak terkontrol dan tak sedikit memboroskan uangnya. Akhirnya, para dermawan tak lagi berminat membantu kaum miskin.
 Raiffeisen tak berputus asa. Ia mengambil cara lain untuk menjawab soal kemiskinan ini. Ia mengumpulkan roti dari pabrik-pabrik di Jerman untuk dibagi-bagikan kepada para buruh dan petani miskin. Namun usaha ini pun tak menyelesaikan masalah. Hari ini diberi roti, besok sudah habis, begitu seterusnya. Berdasarkan pengalaman itu, Raiffeisen berkesimpulan: “kesulitan si miskin hanya dapat diatasi oleh si miskin itu sendiri. Si miskin harus mengumpulkan uang secara bersama-sama dan kemudian meminjamkan kepada sesama mereka juga. Pinjaman harus digunakan untuk tujuan yang produktif yang memberikan penghasilan. Jaminan pinjaman adalah watak si peminjam. ”Untuk mewujudkan impian tersebutlah Raiffeisen bersama kaum buruh dan petani miskin akhirnya membentuk koperasi bernama Credit Union (CU) artinya, kumpulan orang-orang yang saling percaya. Credit Union yang dibangun oleh Raiffeisen, petani miskin dan kaum buruh berkembang pesat di Jerman, bahkan kini telah menyebar ke seluruh dunia.

Credit Union Di Indonesia
Credit Union, muncul di Indonesia pada 1960-an. Seorang pastor katolik dari Jerman bertugas di Indonesia dan membawa konsep tersebut. Tahun 1975 CU mulai diperkenalkan ke Kalimantan Barat, sehingga lahir 40 kelompok. Di Kalbar  kecamatan Parindu, Kabupaten Sangkau terdapat CU tertua yang berdiri tahun 1976,  yaitu CU Lantang Tipo namun dalam perkembangannya, CU tersebut menghilang. Pada sekitar tahun 1985, diadakan sosialisasi ulang yang diikuti oleh sejumlah anggota lembaga swadaya masyarakat, salah satunya dari Pancur Kasih. Pendirian CU kembali muncul sehingga terbentuklah CU Khatulistiwa Bhakti pada 12 Mei 1985 disusul CU Pancur Kasih pada 28 Mei 1987. Credit Union terus bermunculan hingga Desember 2006, sehingga CU yang dinaungi Badan Koordinasi Koperasi Kredit Daerah Kalimantan kini telah beranggota 48 CU primer.


Kamis, 22 November 2012

Comline

Diposting oleh My Blog di 9:36:00 PM 0 komentar

TAK SEPANTASNYA TARIF DINAIKKAN






Tempat                   : Stasiun UI
Waktu                   : Selasa, 20-11-2012

Deskripsi
Commuter line merupakan alat transportasi publik yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Baru-baru ini PT.KAI menaikkan tarif karcis sebesar Rp. 2000, sehingga tarif commuter menjadi Rp. 9000. Banyak yang tidak setuju atas kenaikan itu, karena membebani para penumpang. Selang beberapa bulan tarifnya dinaikkan banyak sekali gangguan kereta, seperti : gangguan sinyal, jadwal yang terlambat, kereta mogok, listrik yang terkena petir, dan kejadian longsor dijalur kereta. Banyak orang yang menyesalkan hal ini. Seharusnya dengan kenaikkan tarif karcis PT.KAI memberikan fasilitas dan kenyamanan yang lebih baik terhadap para penumpang.


Blog pribadi : http://rum15.blogspot.com/

Selasa, 20 November 2012

ManKeu KOPERASI

Diposting oleh My Blog di 9:41:00 PM 0 komentar

MANAJEMEN KEUANGAN KOPERASI



Manajemen keuangan koperasi adalah  pencarian modal yang menguntungkan dan menggunaan modal secara efektif dan efisien,  tetapi tetap memperhatikan prinsip ekonomi dan prinsip koperasi. Menurut G. Terry fungsi manajemen ada 4 yaitu :
a. Planning (Perencanaan)
b. Organizing (Pengorganisasian)
c. Actuating (Penggerakan untuk bekerja)
d. Controlling (Pengawasan/Pengendalian)
Dalam manajemen koperasi terdapat aspek-aspek manajemen koperasi yaitu :
1. Manajemen Operasi
2. Manajemen Keuangan
3. Manajemen Pemasaran

Manajemen Modal Kerja

Modal kerja adalah jumlah keseluruhan dari aktiva lancar. Pada dasarnya volume modal kerja yang dibutuhkan suatu modal tersebut tergantung dari pada kecepatan berputarnya modal serta banyaknya pengeluaran uang setiap harinya. Manajemen modal kerja  meliputi :
#Manajemen kas
Di kas ini uang simpanan di bank dapat dipergunakan setiap saat. Tujuan manajemen kas adalah untuk menentukan kas minimum yang selalu harus tersedia, agar selalu dapat memenuhi kewajiban  pembayaran yang sudah sampai waktunya.
 #Manajemen Piutang
Piutang terjadi karena adanya transaksi penjualan kredit. Tujuan manajemen piutang ini adalah untuk meningkatkan volume penjualan kredit dan memperkecil kemungkinan timbulnya resiko rugi dari penjualan kredit tersebut.
#Manajemen persediaan barang
Persediaan barang banyak kaitannya dengan kegiatan penjualan, produksi dan likuditas. Modal dalam perkumpulan Koperasi ada tiga unsur: 
  •  Dari anggota-anggotanya sendiri, berupa simpanan- pinjaman.
  •   Dari sisa hasil usaha (SHU)  koperasi, yaitu bagian yang dimasukkan cadangan.
  •  Dari luar, misalnya pinjaman

FUNGSI MANAJEMEN KOPERASI
A.  Bagi Pengurus, Pengawas dan Penasehat
Perangkat Organisasi

Perangkat organisasi koperasi ada 3 yaitu :
1. Rapat Anggota
2. Pengurus
3. Pengawas


B.  
 Dasar-dasar Kegiatan Pengurus dan Pengawas

a)   Dalam melaksanakan kegiatan, berpedoman pada
1. Undang –Undang No. 25 tahun 1992,
2. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga,
3. Keputusan Rapat Anggota,
4. Keputusan Rapat Pengurus dan Rapat Gabungan.
b)  Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara kolektif berdasarkan azas kekeluargaam dan masing-masing melaksanakan tugas dengan disiplin, inisiatif, kreatif sesuai dengan pembagian tugas yang ditetapkan.
c)   Pengurus dan Pengawas bekerja secara terbutka.
d)   Pengurus adalah menyusun kebijaksanaan untuk dilaksanakan oleh Pengelola (manajer) sesuai dengan perjanjian kerja yang telah ditentukan.
e)   Pengawas melaksanakan pengawasan atas pelaksanaan kebijaksanaan Pengurus sesuai dengan Keputusan Rapat Anggota.
f)  Pertanggungjawaban Pengurus maupun Pengawas disajikan tertulis.
g)   Pertanggungjawaban Pengurus maupun Pengawas secara perorangan yang telah diterima, baik dalam Rapat Pengurus maupun Rapat Pengawas menjadi tanggungjawab Pengurus atau pengawas.


C.   Badan Penasehat
Tugas dan fungsi Badan Penasehat yaitu :
1. Bertugas memberikan pertimbangan dan nasehat baik diminta maupun tidak diminta untuk kepentingan dan kemajuan Koperasi,
2. Berfungsi sebagai penasehat,
3. Dapat menghadiri Rapat Anggota, Rapat Gabungan dan Rapat Pengurus.

Manfaat bagi anggota dari Usaha Koperasi
Keuntungan Ekonomis :
-Peningkatan skala usaha (menjual dan membeli)
- Pemasaran (menampung hasil produksi)
- Pengadaan barang dan jasa (menyediakan untuk anggota)
- Fasilitas kredit (memberi kemudahan kepada anggota)
- Pembagian SHU (berdasar transaksi dan partisipasi anggota)

Keuntungan Sosial :
- Keuntungan kelompok (kepentigan banyak orang)
- Pendidikan dan pelatihan (meningkatkan pengetahuan, kesadaran  dan keterampilan) serta   kaderisasi yang berkesinambungan.
- Program sosial lainnya (kesetiakawanan antar anggota) 



Unsur pada Alat koperasi

1. Pemerintah
pemerintah pada koperasi berperan sebagai suatu pemberi investasi bagi kelancaran maupun kemajuan koperasi dengan syarat koperasi tersebut ketika didirikan memiliki unsur-unsur sebagai berikut, yaitu :
a.       Anggota
Merupakan orang-orang yang menggerakkan koperasi menjadi maju atau tidaknya sebuah koperasi. Hal ini dapat diartikan apakah koperasi dan mensejahterakan para anggota koperasi dan konsumen.

b.      Pemerintah
Dalam hal ini pada sebuah koperasi dilihatnya study kelayakan pada koperasi itu sendiri yang mencakup :    
- Ekonomi : digunakan sesuai dengan efesiensi dan efektifitas oleh para anggota , yaitu dengan adanya laporan keuangan pada setiap Rapat Anggota. 
 - Hukum : digunakan atau berperan sebagai suatu instalasi yang berhak membirikan izin atas layak tidaknya koperasi tersebut ber diri sehingga  koperasi menjadi berfungsi mensejahterahkan para anggotanya amaupun konsumen.
-Sosial : dimana dalam hal ini koperasi dituntun agar mampu menciptakan atau mampu
menciptakan hubungan antara anggota, maupun individu-individu dan sebagainya.

c.       Lembaga
Merupakan suatu penjelasan tentang jenis usaha apa yang akan didirikan serta tokoh masyarakat yang berperan dalam kelayakan koperasi karena dalam hal lembaga pada kperasi ini adanya 2 kelompok yang mendukung dan tidak mendukung sehingga timbullah jinis koperasi yang bersifat single dan multi.

d.      Study kelayakan 

# Sangat erat kaitannya dengan kelayakan koperasi tersebut dapat didirikan serta mendapat  izin dari pemerintah, oleh karena itu study kelayakan ini sangat mempertimbangkan  pelayanan Usaha. Usaha koperasi disini agar mencapai perkembangan perlu adanya memperhatikan hal sebagai berikut yaitu: daerah yang potensial dalam pelaksanaan program swasembada pangan diberikan kebebasan kepada anggota koperasi untuk mengembangkan usaha yang cocok dengan daerah kerja.

# Bagi koperasi atau KUD yang akan mengembangkan usaha disamping yang telah diprogramkan maka perlu diberi kesempatan untuk memperoleh modal dari lembaga keuangan atau Bank. 

# Agar dapat menampung hasil produksi anggotaa koperasi atau KUD perlu diadakan kerja sama antara koperasi dengan perusahaan swasta dan Negara atas dasar hakikat demokrasi ekonomi.



Sumber : http://www.koperasiku.com

Resensi Film

Diposting oleh My Blog di 9:33:00 PM 0 komentar


The Twilight Saga's Breaking Dawn Part II


                    Film seri kelima dari TWILIGHT ini adalah kelanjutan dari Breaking Dawn Part I. Mengisahkan percintaan antara tiga makhluk yang berbeda, antara manusia, vampir, dan manusia serigala. Diperankan oleh Robert Pattinson sebagai Edwart Cullen, Kristen Stewart sebagai Bella Swan, dan Taylor Lautner sebagai Jacob. Film yang telah dirilis serentak di seluruh bioskop pada tanggal 16 November 2012 ini sangat ditunggu-tunggu oleh bayak orang. Breaking Dawn Part II menceritakan perubahan Bella menjadi vampir setelah ia melahirkan putri pertamanya yang bernama Renesmee Cullen. kebahagian Bella dan Edwart itu tak berlangsung lama setelah Alice memperoleh 'penglihatan' bahwa Volturi akan datang untuk menyerang mereka karena menganggap Renesmee adalah anak immortal yang berbahaya. Film ini juga mempertontonkan pertarungan antara keluarga Cullen dengan Volturi dan pengikutnya. Banyak kejutan yang tak terduga dihadirkan oleh sang sutradara di akhir pertarungan ini. Penasaran dengan kelanjutannya? Anda harus menyaksikan film ini.




Sumber gambar :
http://www.google.co.id/imgres?hl=en&sa=X&tbo=d&biw=1366&bih=594&tbm=isch&tbnid=u3VumpryopXsiM:&imgrefurl=http://www.deadline.com/2012/10/breaking-dawn-part-2-first-day-advance-sales-shattering-twilight-sagas-part-1/&docid=zDd7YKXgv1Ks5M&imgurl=http://www-deadline-com.vimg.net/wp-content/uploads/2012/10/Breaking-Dawn-Part-2-Posters-twilighters-31131485-400-400__121002234258-275x275.jpg&w=275&h=275&ei=G2HtUPLTEc7VkwXj4YDQAg&zoom=1&iact=hc&vpx=709&vpy=4&dur=1745&hovh=220&hovw=220&tx=85&ty=95&sig=107423729069523424121&page=1&tbnh=139&tbnw=139&start=0&ndsp=27&ved=1t:429,r:15,s:0,i:130
 

My Blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review